ASLIDOMINO.LINK AGEN BANDARQ POKER DOMINO UANG ASLI TERPERCAYA INDONESIA

LINK ALTERNATIF ASLIDOMINO ASLICAPSA | Liondomino

agen poker, agen domino, bandar poker, agen poker uang asli indonesia

Tali pocong jadi alasan kenapa pelaku kejahatan tidak takut dalam beraksi

f:id:aslidomino:20170628035323j:plain

ASLIDOMINO -Di zaman yang moderen saat ini ada juga sebagian masyarakat di Indonesia yang masih mempercayai sebuah hal yang berbau mistis dan klenik. Banyak sekali gerombolan penjahat yang membekali diri dengan sebuah jimat tersebut dapat membuat mereka kebal dari senjata tajam dan dapat melompat jauh.

Parah pelaku kejahatan kerap sekali menggunakan sebuah jimat tali pocong disaat beraksi. Biasanya sebuah jimat tersebut diselipkan di dalam dompet dan saku celana. Tidak semua orang dapat memiliki sebuah jimat tersebut, hanya orang-orang tertentu yang bisa mendapatkannya tali pocong tersebut.

Biasanya orang tersebut mampu tetapi bukan sakti, dan orang tersebut didampingi oleh paranormal. Tali pocong yang dapat digunakan sebagai jimat adalah sebuah tali dari jenazah yang bersih semasa hidupnya. Biasanya, mereka mengincar orang yang meninggal di malam jumat kliwon. "Karena arwah mereka akan membantu pekerjaan si pelaku kejahatan, ucapnya.

Biasanya juga jimat tali pocong dapat didapatkan sebelum arwah manusia berusia selama 40 hari. Selepas hari itu, jimat tidak dapat digunakan oleh sang pelaku dan dipercaya tali pocong bagian kepala yang paling ampuh menguatkan aksi kejahatan.

Sebuah Arwah perempuan juga paling kuat, kejadian ini paling banyak di daerah Jawa atau Karawang,tegasnya.

Apabila seseorang sudah mendapatkan jimat, ada mahar yang harus dibayarkan setiap tahun. Ini sebagai imbal hasil kerja sama antara arwah dan pelaku kejahatan tersebut.

Pelaku harus menyediakan Sesajen, ayam hitam bersama kembang tujuh rupa. Karena nantinya mereka akan bekerja kembali setelah diberikan mahar.

Agar jimat tersebut benar-benar sakti, maka tidak boleh digunakan di kamar mandi. Jika hal tersebut dilanggar maka kesialan akan menimpa si pemegang jimat. "Jangan dibawa saat pergi buang air besar, ucapnya.

Untuk diketahui sebelumnya, kawanan pencuri kendaraan bermotor di Depok selalu membawa jimat tali pocong disaat sedang beraksi mempunyai pantangan tertentu. Mereka hanya beroperasi pada hari-hari khusus dan menargetkan kuda besi tertentu.

Sebuah kawanan tersebut kerap beraksi pada hari dianggap keramat, misalnya Senin dan Jumat. Kedua hari tersebut dianggap sakral oleh mereka karena selalu berhasil menggasak banyak motor jika beraksi pada hari itu.

Bisa empat motor paling sedikit. Paling banyak tujuh motor sekali ngambil di satu tempat," kata Alan, salah satu pelaku di Polresta Depok.

Salah satu tali pocong tersebut juga dianggap keramat karena dapat menghipnotis orang. Menurut para pelaku, tali pocong tersebut sangat berguna membuat korban tertidur, sehingga saat mereka menggondol motor tidak terpergok.

Sebelum beraksi, biasanya mereka melakukan ritual rutin. Mereka berkumpul dan diberi pengarahan, sang ketua komplotan. Yang hanya membawa tali pocong memberi arahan dan tugas masing-masing anggota. Kalau jalan ramai-ramai. Sampai delapan orang setiap jalan, tegasnya.